Tampilkan postingan dengan label dunia hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia hewan. Tampilkan semua postingan
Beberapa jenis Tumbuhan ( Flora )  dan Hewan ( Fauna ) khas Indonesia

Beberapa jenis Tumbuhan ( Flora ) dan Hewan ( Fauna ) khas Indonesia

September 03, 2010 0

Wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat luas dan terdiri atas ribuan pulau besar dan pulau-pulau kecil , di tambah lokasi strategis di khatulistiwa menjadikan Indonesia sebagai salah satu negera di dunia yang memiliki kekayaan alam yang sungguh luar biasa.
Berbagai jenis flora dan fauna khas di wilayah Negara Republik Indonesia terdapat pada berbagai ekosistem dengan karakteristik wilayah yang beragam tersebar dari Sabang ( wilayah paling barat ) sampai Merauke ( wilayah paling Timur ) .
Flora khas
Keanekaragaman flora di Indonesia terbilang cukup tinggi , karena sebagain besar wilayah Indonesia merupakan ekosistemm hutan hujan tropis, sehingga disebut juga dengan Flora Malesiana ( Malaya, Indonesia, Philipina, kep. Salomon dan Papua ).
Di wilayah hutan hujan tropis Kalimantan dominant dengan pohon-pohon tinggi seperti : Meranti ( Shorea sp ), 
rotan ( Calamus caesius ), kayu hitam ( Ebony )
Di Sumatera, Jawa dan Sulawesi terdapat tumbuhan khas, seperti : durian ( Durio zibethinus ), mangga ( Mangifera indica ), dan sukun ( Artocarpus altilis ).
Di hutan musim P.Jawa terdapat Jati ( Tectona grandis ), mahoni , bungur ( Coelogyne pandurata ), 
kenari ( Canarium commune ), albasia, cempedak ( A.integer ).
Kayu cendana ( Santalum album ), kayu putih ( Eucalyptus alba ) banyak terdapat di Nusa Tenggara.
Bunga raksasa ( Raflesia arnoldi ), keruing ( Dipterocarpus sp ) di daerah Sumatera.
Di pulau Irian ada matoa ( Pometia pinnata ) dan bunga Irian ( Mucuna bennetti ). Di pulau Banda dan Maluku  khas dengan flora berupa pala ( Myristica fragrans ).
Fauna khas.
Kekhasan fauna Indonesia berciri oriental, Australian dan peralihan.
Fauna oriental terdapat di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Seperti : bekantan ( Nasalis larvatus ), 
badak bercula satu, harimau sumatera, Tapir , banteng dan gajah .
Fauna Australian di Nusa Tenggara, Maluku, pulau Irian dan sekitarnya, ada : Komodo, babi rusa, 
Kanguru pohon ( Dendrogalus inustus ),, kuskus ( Palanger sericeus ), burung cendrawasih ( Paradisaea rubra ).
Fauna peralihan terdapat di Sulawesi, seperti : Anoa ( Pendrogalus inustus ), Maleo ( Macrocephalon maleo ), rangkong ( Aceros cassidia ), musang cokelat ( Macrogalidia musschenbroeki ), Tarsius spectrum
KINGDOM ANIMALIA

KINGDOM ANIMALIA

Mei 07, 2010 0
Kingdom Animalia disebut juga sebagai kerajaan hewan atau dunia hewan.
Tentu anda tidak asing dengan istilah hewan bukan ?
Ya... , hewan mudah kita kenali cirinya. Salah satu ciri yang bisa kita pakai untuk mengenalinya adalah kemampuan mereka bergerak pindah tempat atau dalam bahasa biologinya bersifat motil. Selain itu, anggota kingdom animalia ini dikenal memiliki daerah/wilayah persebaran yang sangat luas. Anggota-anggota kingdom animalia dapat ditemukan mulai dari daratan ( pantai, gurun pasir, bahkan sampai daerah kutub utara ), perairan ( dari laut terdangkal hingga laut terdalam, juga perairan tawar hingga perairan payau ).
Apa yang menjadi ciri umum dari dunia hewan ini ? Bagaimana pengelompokkan / pengklasifikasiaannya ?

Ciri utama kingdom Animalia :
>Bersifat heterotrof ( tidak memiliki klorofil )
>Bersifat motil ( aktif bergerak pindah tempat )
>Multiseluler , eukariotik, dengan sel tanpa dinding sel
>bereaksi cepat terhadap rangsang
Klasifikasi hewan

I. Berdasar simetri tubuhnya :
1. hewan bilateral : dengan simetri bilateral( terbelah menjadi dua bagian yang seimbang dari satu arah tertentu )
2. hewan radial : dengan simetri radial ( terbelah menjadi dua bagian yang seimbang dari berbagai arah yang berbeda )

II. Berdasarkan berdasarkan jumlah lapisan lembaga dan tipe selom ( rongga tubuh ).
Berdasarkan jumlah lapisan lembaga dan tipe selom, kerajaan hewan di kelompokkan menjadi :

1. Diploblastik, memiliki 2 lapisan lembaga ( ektoderm/ lapisan luar dan endoderm/ lapisan dalam,misalnya : filum Porifera, filum Coelenterata
2. Triploblastik aselomata, memiliki 3 lapisan lembaga ( ektoderm, mesoderm/lapisan tengah dam endoderm ), tanpa adanya selom ( rongga dalam tubuh yang terbentuk oleh lapisan mesoderm, contoh : filum Platyhelminthes
3. Triploblastik pseudoselomata, memiliki 3 lapisan lembaga ( ektoderm, mesoderm/lapisan tengah dam endoderm ), selom semu, karena terbentuk diantara lapisan mesoderm dengan endoderm, contoh : filum Nematelminthes
4. Triplobalastik selomata, memiliki 3 lapisan lembaga ( ektoderm, mesoderm/lapisan tengah dam endoderm ),memiliki selom sesungguhnya, contoh : seluruh anggota Vertebrata, invertebrata kec : platyhelminthes dan Nematelminthes

III. Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang ( vertebrae ).
Dunian hewan dibedakan menjadi 2 kelompok besar, yaitu :
1. Kelompok invertebrata, yakni hewan-hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Anggota invertebrata ini meliputi filum-filum : porifera, coelenterata, platyhelminthes, nemathelminthes, annelida, mollusca, arthropoda dan echinodermata.
2. Kelompok vertebrata, yakni hewan-hewan yang memiliki tulang belakang . Anggota vertebrata meliputi hewan-hewan dari filum chordata ( kelas : reptilia, amphibia, aves dan mammalia ) maupun filum Achordata.
Selain yang sudah disebutkan di atas , ada beberapa cara lain dalam pengklasifikasian kingdom animalia. Tentunya dengan dasar yang berbeda.
Silahkan anda cari dari informasi lainnya.